RSS

Perbaikan Mutu Biji Kakao Indonesia dengan Penerapan Teknik Fermentasi

Indonesia merupakan salah satu negara pembudidaya tanaman kakao paling luas di dunia dan termasuk negara penghasil kakao terbesar ketiga setelah Pantai Gading dan Ghana. Salah satu cara untuk meningkatkan mutu dan citra kakao Indonesia adalah dengan menerapkan standar baku proses pengolahan biji kakao petani, diantaranya adalah teknologi fermentasi. Fermentasi merupakan inti dari proses pengolahan biji kakao.  Proses ini tidak hanya bertujuan untuk melepaskan biji kakao dari pulp dan mematikan biji, namun terutama juga untuk memperbaiki dan membentuk citarasa cokelat yang enak dan menyenangkan serta mengurangi rasa sepat dan pahit pada biji.

Tingkatan Fermentasi

 

Fermentasi yang dilakukan oleh petani pada umumnya tidak memadai dan menyebabkan kadar biji tak terfermentasi (slatty) cukup tinggi. Biji yang tidak terfermentasi ditandai dengan ciri-ciri bertekstur pejal, berwarna slatty (keabu-abuan), tidak memiliki rasa khas cokelat yang didominasi rasa sepat dan pahit. Biji semacam ini hanya dapat dikelompokkan menjadi mutu terendah, yaitu  mutu 3 menurut SNI Biji Kakao (SNI 01-2323-2002). Biji Kakao yang kurang fermentasi ditandai dengan ciri-ciri berwarna ungu, bertekstur pejal, didominasi oleh rasa pahit dan sepat, serta sedikit citarasa cokelat. Biji kakao yang difermentasi dengan baik akan bertekstur agak remah atau mudah pecah, warna keping biji cokelat sampai cokelat dengan sedikit warna ungu, citarasa pahit dan sepat tidak dominan, dan tentunya berkualitas baik. Sedangkan biji kakao yang kelebihan fermentasi akan sangat mudah pecah, berwarna keping cokelat sampai cokelat tua, kurang memiliki rasa pahit dan sepat, citarasa cokelat kurang (apek; hammy; dan mouldy), serta serat permukaan bijinya banyak ditumbuhi jamur. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on November 15, 2013 in Uncategorized

 

Harmonisasi Standar Mutu Lada Indonesia

Standar Mutu Lada Indonesia mencerminkan kualitas lada yang dihasilkan oleh petani lada di Indonesia. Adanya perbedaan standar mutu yang diterapkan oleh negara pengekspor dan pengimpor lada dapat menyebabkan hambatan teknis dalam perdagangan yang berupa penolakan dari negara pengimpor karena tidak sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. Untuk meningkatkan nilai ekspor lada maka standar mutu tersebut harus diharmonisasikan dengan spesifikasi yang diminta oleh negara konsumen.

      Lada merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan luas penggunaannya. Hampir semua masyarakat di seluruh dunia dipastikan sudah pernah mengenyam pedas maupun harumnya masakan yang dibubuhi lada. Sudah sejak lama, lada menjadi bahan perdagangan atau komoditas ekspor penting antar bangsa.
Komoditas lada mempunyai peranan strategis tidak hanya secara ekonomis, akan tetapi juga secara historis, sosiologis maupun geografis. Di tingkat dunia, lada indonesia dikenal mempunyai citra rasa dan aroma yang khas dengan brand “ Muntok White Pepper “ dan “ Lampung Black Pepper“. Lada memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa negara sebesar US$ 55.637- 132.497 juta/th (periode 2004 – 2008). Hampir seluruh usaha lada (99,90%) dikelola dalam bentuk perkebunan rakyat yang dimiliki oleh ±325 ribu KK. Apabila satu KK memiliki 5 anggota keluarga maka usaha lada menghidupi 1,6 juta orang, belum termasuk yang terlibat dalam perdagangan dan industri (A. Mangga Barani, 2011)
Tingginya nilai ekspor rempah-rempah Indonesia menunjukkan bahwa sektor ini mempunyai prospek untuk dikembangkan sebagai penghasil devisa negara dari sektor nonmigas. Komoditas lada hitam dan lada putih menempati posisi tertinggi nilai ekspor Indonesia untuk sektor rempah-rempah yang diikuti oleh pala, kayumanis, kapulaga dan cengkeh.
Sejalan dengan meningkatnya penggunaan lada, perhatian terhadap keamanan pangan dan kebersihan meningkat. Negara-negara industri cenderung memperketat aturan dan pengawasan terhadap kebersihan dan kontaminasi pada lada. Hanya produk lada yang aman, sehat, dan memiliki daya saing yang kuat terutama dari segi mutu dan harga yang akan berpeluang meraih pasar. Meningkatnya kepedulian negara-negara konsumen terhadap keamanan produk pangan termasuk lada akan menyebabkan kendala dalam ekspor. Negara-negara produsen yang tidak meningkatkan mutu produksinya dikhawatirkan tidak akan dapat mensuplai negara pengimpor lada. Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on October 19, 2012 in Agriculture Product

 

Tags: , , , ,

Perjalanan Ruh Meninggalkan Dunia

Bismillah..

Al-Imam Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, serta yang selainnya, telah meriwayatkan dari hadits Al-Baro’ bin ‘Azib, bahwa suatu ketika para sahabat berada di pekuburan Baqi’ul ghorqod. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi mereka. Beliau pun duduk. Sementara para sahabat duduk disekitarnya dengan tenang tanpa mengeluarkan suara, seakan-akan di atas kepala mereka ada burung.

Beliau sedang menanti penggalian kubur seorang yang baru saja meninggal.

Ini menunjukkan bahwa tatkala seorang hamba berada di pekuburan, dituntunkan kepadanya untuk bersikap tenang, diam, hening, dan tidak mengucapkan dzikir-dzikir dengan suara yang keras. Terlebih lagi berbicara mengenai urusan-urusan dunia yang fana. Dalam suasana yang seperti ini, hendaknya dia berpikir tentang kematian yang akan menimpa setiap manusia tanpa terkecuali. Sudahkah dia berbekal diri untuk menghadapinya. Ini membutuhkan perenungan yang dalam, sehingga melahirkan keimanan, ketakwaan, dan amal sholeh yang diterima disisi Allah.

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengangkat kepalanya dan mengucapkan:

أعوذ بِاللّهِ مِنْ عَذَابِ الْقَبْر
“Aku berlindung kepada Allah dari adzab kubur.”

Beliau mengucapkannya sebanyak tiga kali. Setelah itu, beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya bila seorang yang mukmin menghadap ke alam akhirat dan meninggalkan alam dunia, turun kepadanya sejumlah malaikat berwajah putih yang seolah-olah seperti matahari. Mereka membawa sebuah kain kafan dan minyak wangi dari surga. Mereka pun duduk di dekatnya sejauh mata memandang. Lalu datanglah malaikat pencabut nyawa dan duduk di dekat kepalanya. Malaikat pencabut nyawa berkata:

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الطيبة، أخرجي إلي مغفرة من الله و رضوان
“Wahai jiwa yang baik, keluarlah engkau kepada keampunan dan keridhoan Allah Subhanahu wa Ta’ala.” Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on August 6, 2012 in Kajian

 

Biografi Ustadz Armen Halim Naro رحمه الله

Berikut saya posting dari blog lautanilmu biografi ust. Armen yang kajiannya saya suka, isinya menyentuh dan penyampaiannya enak didengar. Meskipun beliau sudah meninggal tapi rekaman kajiannya2 masih bisa kita ikuti dan ambil pelajarannya..

Beliau bernama Armen Halim bin Jasman Naro bin Nazim bin Durin رحمه الله. Lahir di Pekanbau 20 Oktober 1975. Hari Senin sekitar pukul 09.00. Ayahnya bernama Jasman Naro dan Ibunya bernama Suarti.

Beliau masuk sekolah dasar tahun 1981. Lalu tamat sekolah dasar tahun1987. Kemudian Masuk Pesantren Al-Furqan di jalan Bintan, Pekanbaru. Dibawah pimpinan Buya Jufri Effendi Wahab MA. Yang didirikan pada tahun 1987.

Pada tahun 1988 Pondok Pesantren Al-Furqan pindah ke jalan Duyung, Pekanbaru. Selama di Pondok Pesantren Al-Furqan Ia belajar lebih kurang 3 tahun. Sehubungan dengan kurangnya guru di pondok pesantren waktu itu, disamping beliau rajin dan tekun belajar, maka guru-gurunya merasa minder untuk mengajarnya. Oleh sebab itu, beliau meminta pada Buya Jufri untuk pindah ke Pondok Pesantren An-Nur (Bantul, Jogjakarta) untuk mempelajari Tahfidz Al-Qur’an (Hafalan Al-Qur’an), maka Buya melepas dan memberi izin untuk ke Jogjakarta mempelajari Al-Qur’an, agar setamatnya nanti dapat mengajarkannya di Pondok Al-Furqan. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 25, 2012 in Kajian

 

Untukmu yang Berjiwa Hanif oleh Ust. Armen Halim Naro, LC

Untukmu Yang Berjiwa Hanif – 1

Untukmu Yang Berjiwa Hanif – 2

 
Leave a comment

Posted by on June 25, 2012 in Kajian

 

Diversifikasi Produk Tanaman Rempah

Rempah adalah bagian dari tanaman yang berasal dari daun, bunga, buah, biji, kulit buah, batang, kulit batang, umbi atau akar yang memberikan aroma yang sangat spesifik dan dapat dijadikan sebagai perasa pada makanan atau minuman yang  merangsang keluarnya enzim untuk memperlancar pencernaan. Di bidang industri, rempah dapat juga dimanfaatkan seabagai bahan baku untuk industri farmasi, obat tradisional/jamu dan kosmetik.

Dalam perdagangan, rempah mempunyai segmen pasar yang cukup luas dengan berbagai macam bentuk produk sesuai dengan pemakaiannya antara lain bila pemanfaatannya sebagai bumbu masak biasanya digunakan dalam bentuk segar atau kering, untuk industri makanan atau minuman lebih disukai dalam bentuk konsentrat atau lebih dikenal sebagai oleoresin, untuk ekspor biasanya yang telah diawetkan dalam bentuk kering. Harga rempah ditingkat Internasional sangat berfluktuasi tergantung pada kualitas dari rempah tersebut. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on September 20, 2011 in Agriculture Product

 

Tags: , , , , , ,

Kecipir, Tanaman Potensial di Indonesia

Satu lagi kekayaan hayati yang hampir tak tersumberdayakan bahkan hampir terlupakan di masyarakat yaitu kecipir. Kecipir atau Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC ini merupakan tanaman asli tropika dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di beberapa daerah dikenal dengan nama Kacang Belimbing (Sumatera Utara, Sumatera Barat), Kacang Embing (Palembang), Jaat (Sunda), Cipir, Kecipir (Jawa), Kelongkang (Bali), Biraro (Menado, Ternate). Beberapa pendapat akademisi terhadap kecipir:
• An underexploited tropical plant with promising economic value !. [U.S. National Academy of Sciences, 1975]
• A possible soybean for the tropics !. A (food) supermarket on a stalk !. [Board on Sci. & Technol. for Intern. Develop., 1981]
• A leading potential plant protein source for the future ! [Sri Kantha dan Erdman, 1984]
• An unexploited source of (fatty) oil !. [Salunkhe dkk., 1992]
Sejak 1975, kecipir ternyata telah diprediksikan akan sangat menjajikan di masa depan sebagai bahan hayati bernilai ekonomi tinggi dan memiliki segudang manfaat. Tetapi kenyataan saat ini keberadaannya justru tidak disadari oleh masyarakat. Oleh karena itu mari kita telusuri kembali apa itu tanaman kecipir. Read the rest of this entry »

 
 

Tags: ,